Proposal kepada Tuhan

Posted: September 12, 2010 in otak atik otak

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “proposal” berarti rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Inilah arti yang sebenarnya menurut para ahli bahasa. Memang sudah mengalami penyempitan makna(menurutku) karena belakangan ini proposal bukan mengutamakan rancangan kerja, tetapi lebih mengutamakan rancangan anggaran biaya.CMIIW,hehehe

Nah, bagaimana dengan kata “Tuhan”? Kata “Tuhan” berarti sesuatu yang diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sebagai yang Mahakuasa, Mahaperkasa, dsb(=masih banyak maha lagi, kecuali mahasiswa). Cukup mengerti bukan?? Sedikit saya tambahkan, menurut pengertian saya sendiri bahwa Tuhan adalah kekuatan di luar diri kita yang bersifat supranatural, mutlak dan merupakan pencipta manusia. Pengertian, konsep atau apapun tentang Tuhan sangat banyak dikaji oleh para ahli.

Merujuk ke judul di atas, tidak sulit untuk mengartikannya, karena sudah dijelaskan pengertiannya secara leksikal. Pemahaman saya dalam keberadaan saya sebagai manusia yang merupakan ciptaan Tuhan dan menurut orang-orang saya sudah memasuki tingkat akhir di masa perkuliahan, sangat perlu rasanya untuk mengajukan sebuah proposal kepada Tuhan.

Memang harus kita akui, sebagai pencipta otoritas tertinggi dalam hidup kita adalah Tuhan sendiri dan kita bisa saja berpikir bahwa segala rencana hidup kita sudah diatur olehNya dan kita tinggal tenang-tenang saja. Benarkah begitu?? Sepertinya tidak. Ada bagian yang harus kita kerjakan. Salah satunya adalah proposal ini. Apa kira-kira isi dari proposal ini? Proposal ini seharusnya berisi apa rencana kita di masa depan(pekerjaan, karier, studi, teman hidup, atau apapun) yang kita yakini bahwa itu dapat terjadi di dalam Tuhan, dengan rancangan kerja yang jelas dan kita konsisten dengan itu. Kitapun harus berpikir bahwa proposal ini dibuat bukan untuk membesarkan nama kita, melainkan nama Tuhan saja yang senantiasa diagungkan. Hal ini memang sangat idealis sekali, tapi itulah tuntutan bagi anak-anak Tuhan. Sehingga saya berimajinasi ketika Tuhan membaca proposal yang saya atapun teman-teman saya ajukan, Ia kemudian tersenyum dan berkata, “AnakKu tercinta, Aku senang membaca proposalmu ini. Aku memandang engkau semakin dewasa dan mengerti akan kehendakKu. Oleh karena itu, lakukanlah itu! Aku kirim Roh-Ku yang akan menemani engkau dalam mewujudkan rencanamu ini. Dan Aku mau, engkau memberitahukan kepada teman-temanmu yang belum mengajukan proposalnya supaya dengan segera memberikanNya kepadaKu”. Menakjubkan bukan!!! Mari teman-teman kita buat proposal kita.

Tuhan  Memberkati….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s