Kontroversi Pembangunan Gedung DPR, solusinya apa?

Posted: April 5, 2011 in otak atik otak

Rencana pembangunan gedung DPR yang baru telah menimbulkan kontroversi belakangan ini. Ada pro kontra yang tidak bisa dihindari dan wajar terjadi di negara yang demokratis ini. Rakyat sudah semakin pintar dan mengerti akan posisinya sebagai bagian integral dari kesatuan republik ini. Senada dengan hal itu, kita juga harus mengakui bahwa tidak sedikit wakil rakyat yang cerdas dan terdidik sehingga masih ada ruang untuk memberi kepercayaan kepada yang terhormat wakil rakyat. Perbedaan pendapat yang marak ini tentunya harus diselesaikan dengan jalur musyawarah yang menjadi ciri demokrasi di Indonesia (deliberation democracy).

Saya sebagai awam juga turut mengikuti polemik ini. Tidak berlebihan bila saya harus menyampaikan salam hormat kepada Ketua DPR yang telah mau “turun gunung” untuk berdiskusi dengan masyarakat di kompasiana. Setidaknya, ada hal yang dibukakan dan dapat dimengerti oleh masyarakat. Walaupun harus saya akui bahwa masih banyak penjelasan yang kurang substansif, pernyataan yang kurang dipikirkan, dan kepemimpinan yang kurang berpengaruh. Semoga ada perbaikan ke depannya terutama demi martabat anggota dewan sendiri.

Siapa saja bisa ambil bagian dalam pro kontra ini, namun kiranya memberi alasan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga turut membantu dalam pengambilan keputusan yang terbaik. Saya sendiri, sebagai bagian dari bangsa ini, punya pandangan tersendiri yang sedikit banyak bisa membantu memutus sengketa pendapat tentang pembangunan gedung baru DPR tersebut. Pertama, saya awali dengan sebuah prediksi bahwa kegiatan pembangunan akan dijalankan. Tentunya hal ini dapat menimbulkan perdebatan yang lebih panjang lagi. Namun keputusan harus diambil, dan saya rasa dengan adanya kekuatan yang dominan di parlemen, prediksi ini adalah jalan terbaik. Kedua, saya sebagai rakyat masih memberi kepercayaan kepada wakil saya di parlemen untuk memperbaiki/meningkatkan kinerja dan pelayanannya. Kalau memang gedung yang akan dibangun ini adalah salah satu solusinya, silakan dimulai saja. Masalah dana yang besar bisa diusahakan, mau ngutang juga okelah. Atau kalau perlu, mari kita kumpulkan koin untuk dana pembangunan, saya kira rakyat masih mau dalam hal ini. Atau kalau para pengusaha di negeri ini mau menyumbang, silakan saja. Yang dibangun kan gedung wakil kita, biar mereka tidak terlalu nyaman untuk bersantai-santai di gedung yang kita titipkan kepada mereka untuk dipakai mewakili aspirasi kita. Ketiga, masih berkaitan dengan dana dan konversinya terhadap hal-hal lain yang dianggap lebih urgen. Saya kira perlu kebijaksanaan yang tinggi dalam hal ini. Bila memang dana untuk kesejahteraan rakyat selalu ada setiap tahun namun dampaknya masih minim, yang perlu dipertanyakan adalah bagaimana pengelolaannya. Sementara dana untuk pembangunan gedung ini hanya untuk satu tahun anggaran, saya kira bisa diprioritaskan untuk tetap menjalankan pembangunan gedung yang baru. Keempat, saya mengharapkan perbaikan kinerja parlemen dimulai dari kesadaran setiap individu akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Semoga tidak ada lagi anggota parlemen yang memanfaatkan posisinya sebagai wakil rakyat untuk menindas rakyat hanya dalam masalah kursi di pesawat terbang. Jangan jemawalah! Rakyat adalah daulat tertinggi yang harus dilayani sesuai konstitusi, bukan untuk ditindas. Kelima, bila pembangunan gedung sudah berjalan dan katakanlah sudah rampung, gedungnya akan abadi sementara penghuninya bisa berganti. Di sinilah saatnya orang-orang yang lebih baik untuk mengajukan diri melanjutkan perbaikan kinerja yang baru dimulai.

Saya kira opini rakyat kecil seperti saya ini susah mendapat tempat di hati para anggota dewan yang terhormat atau bahkan menimbulkan pro kontra yang baru di lingkungan masyarakat. Tidak apa-apalah. Toh, saya berpikir seperti ini dengan segala ketulusan dan harapan untuk melihat Indonesia yang lebih baik.

Bangunlah jiwanya!

Bangunlah raganya!

Untuk Indonesia Raya!

 

Salam,

Niko Saripson P. Simamora

Rakyat biasa

05042011

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s