Sudah bangkit kah? vs Ngapain setelah bangkit?

Posted: May 20, 2011 in otak atik otak
Tags:


Kebangkitan berarti kebangunan (menjadi sadar), ataupun perihal bangkit dari mati. Kata dasarnya adalah bangkit yang berarti bangun (dari tidur, duduk) lalu berdiri, timbul atau terbit. Menurut saya, pengertian tersebut membawa kita kepada sebuah pemahaman yang biasa-biasa saja. Dengan kata lain, kita bisa saja sering menggunakan kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, pemahaman tersebut tidak senada dengan beberapa orang yang kemudian menggunakan kata itu sebagai sebuah jargon untuk menentukan arah gerak sebuah bangsa. Ya, kita tidak bisa lupa ketika kata itu menjadi spiritus pembakar semangat untuk membawa perubahan besar bagi Indonesia. Kemungkinan hanya sedikit saksi hidup akan peristiwa itu dan bahkan mereka telah tiada, tetapi spiritus itu masih memiliki daya sulut yang tinggi sehingga sampai sekarangpun aku, kau, kita semua masih memperjuangkannya.

Nah, untuk apa? Toh, itu sudah berlalu dan rezimnya sudah berbeda. Buat apa diperjuangkan lagi? Mungkin itu sedikit racun yang mengotori otak-otak polos kami. Ya memang, kekunoan saat itu tidak bisa diterapkan lagi di zaman ini. Kuno? Ya, sudah 100 tahun lebih. Bagaimana mungkin suasana 100 tahun yang lalu tetap menggelora saat ini? Sepertinya ada kesalahan, kesalahan apa? Mari kita saling menyalahkan! Ya, di sini letak kesalahannya. Hahaha.

Sudahlah, untuk apa kita saling menyalahkan, hal itupun merupakan suatu kekunoan yang kita warisi dari nenek moyang kita Adam dan Hawa. Lalu, kita mau berbuat apa? Wah saya pun bingung. Begini saja, mari kita berwacana, siapa tahu hal itu bisa membangkitkan ide baru untuk membangun reruntuhan. Ah, bagaimana cara membangun reruntuhan dengan sebuah wacana? Siapa yang tahu? Wah,wah, lihat saja kondisi sekarang! Semua tahu, dong.

Bangkit!!! Bangkit!!! Bangkit!!!

(Buka mata sebentar, lihat jam, ingat rencana kegiatan, kalau kosong, tarik lagi selimut, terus>>>ZZZZZ…) Yah,bablas.

Sepertinya begitu, bangkitnya adalah bangun(dari tidur,duduk) dan belum berdiri. Masih belum berdiri, bagaimana mau berlari? Aduh! Tidur lagi.

Sudah, lupakan itu!!! Bangun, lalu berdiri, gerakkan kaki, siap berlari!!!

Siapkah kita???Siap!!! Karena bangkit itu setiap hari!!!

Selamat memperingati hari Kebangkitan Nasional!!!

Jangan lupa memperingati hari Kebangkitan Pribadi setiap hari!!!

Tuhan memberkati.

Salam damai,

Niko Saripson P Simamora

Bandung, 20 Mei 2011, 12.50


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s