Selamat Jalan,Oppung!

Posted: November 6, 2011 in Uncategorized

“Olo”, kata terakhir yang saya dengar dari mulut Oppung dengan nada lirih ketika saya bertelepon begitu mengetahui Oppung terbaring sakit.

Sedemikian banyak kata yang saya ucapkan untuk menguatkan Oppung dan memberi harapan serta menagih janjinya untuk hadir pada hari wisudaku, namun hanya jawaban di atas yang terucap. Kini aku mengerti, Oppung sudah tahu akan segera bertemu BAPA dan hal itu sangat istimewa baginya.

 

Sekilas memori mengarahkanku beberapa bulan sebelumnya, kami juga sempat berbincang-bincang sekedar bertanya kabar. Oppung mengingatkanku untuk menjaga kesehatan selama masih muda (aku kecolongan ketika harus masuk rumah sakit dua kali dalam kurun waktu dua bulan setelah percakapan itu) seraya mengatakan bahwa kalau dirinya sudah cukup tua dan akan segera borhat (=berangkat). Pernyataan itu sempat kusanggah dengan mengatakan bahwa Oppung masih harus hadir dalam wisuda dan melihatku menikah bahkan punya cucu laki-laki ini. Namun, Oppung sudah tahu kehendakNYA. Ia tidak menolak juga mengiyakan,hanya memberi sinyal kalau aku bisa mengerti nanti.

 

Tanggal 26 Oktober 2011, Pukul 10.15 di Sumbul, Oppung menghembuskan nafas terakhir di dunia dan berangkat menuju Kebahagiaan Kekal, Sorga Abadi.

 

Selamat jalan,Oppung! Kebahagiaan surgawi milikmu kini. Teladanmu dalam mengandalkan Tuhan menjadi warisan yang paling berharga bagi kami.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s