Agama dan Budaya

Posted: November 8, 2011 in otak atik otak
Tags: ,

Agama dan budaya, dua kata yang bila disandingkan akan menimbulkan perdebatan yang sengit namun menarik. Menarik? Tentu saja. Dalam keseharian umat manusia, setiap gerak-gerik dapat direfleksikan dalam unsur agama dan budaya.

Sebagai hasil karya manusia, agama dan budaya memuat unsur yang tentunya dapat diterima oleh manusia itu sendiri. Dan hasil karya ini dapat berbeda maupun sama di tempat berbeda dan di tempat yang sama. Agama budaya atau budaya agama. Jelaslah bahwa hasil karya manusia ini memiliki keterbatasan. Keterbatasan itu semakin diperparah oleh natur dosa yang merusak seluruh aspek kehidupan manusia ketika diusir dari taman Eden. Keterbatasan itu harus menjadi perhatian segenap umat manusia yang memiliki agama dan budaya.

Cara terbaik untuk tetap bisa menjalankan agama dan budaya dalam koridor yang benar adalah dengan menyandarkannya dengan kebenaran. Ya, kebenaran yang unik dan satu-satunya yaitu kebenaran yang berasal dari Sang Pencipta Semesta, Allah kita. Bagaimana mendapatkan Kebenaran itu? Turuti perintahNYA, baca Alkitab!

Hore!!!

Bandung, 8 November 2011- 12.15

Niko Saripson P Simamora

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s