Sebuah Puisi

Posted: February 3, 2012 in puisi
Tags: , , , , , , ,

Merdekaku, Merdekamu

Bambu runcing, darah mengucur

Tak kenal takut menghantam mara

Demi merdekaku, demi merdekamu

 

Tak pandang ningrat

Tak pandang urat

Hanya satu semangat

Demi merdekaku, demi merdekamu

 

Merajut mimpi

Menyambut asa

Tanpa hiraukan nyawa

Demi merdekaku, demi merdekamu

 

Segala sesuatu menjadi satu

Tidak ada yang tabu

Demi merdekaku, demi merdekamu

 

Adakahku rasa merdekaku itu?

Adakahkau rasa merdekamu itu?

 

Kau rusak mimpiku

Kau tak hirau darahku

Hanya ingin merdekamu saja

 

Apa maksudmu?

Kau bawa egoismemu?

Siapa menyuruhmu?

 

Adakah kau tahu,

Khalik itu satu?

Perbedaan itu saru?

 

Kenapa kau kacau?

Kenapa kau halau?

Hanya karena kebodohanmu

 

Saatnya kembali menjadi satu

Kurasakan merdekaku

Kaurasakan merdekamu

Kita sama-sama merdeka

 

Oleh :

Niko Saripson P. Simamora

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s