Rekayasa Fakta

Posted: June 11, 2012 in Uncategorized
Tags: , , , , , ,

Siang itu, seorang mahasiswa tingkat akhir di kampus terbaik di negerinya tertunduk lesu. Di ruangan yang dikhususkan untuk sebuah kelompok keahlian dari program studi yang erat kaitannya dengan peta tersebut,  ia duduk menghadap komputer milik dosennya yang dipercayakan kepada mahasiswa untuk digunakan secara khusus dalam pengerjaan tugas akhir. Tidak banyak aktivitas yang terjadi antara si mahasiswa dengan si komputer, hanya sesekali jari digerakkan untuk mengetik di papan kunci maupun menggerakkan tetikus. Ruangan itu pun cukup sepi hari itu bila dibandingkan hari-hari sebelumnya, kemungkinan besar karena mahasiswa-mahasiswa yang sering beraktivitas di situ sudah menyelesaikan tugas akhirnya dan sedang sibuk mengurus proses pencetakan buku maupun hal-hal yang bersifat administrasi lainnya.

Layar komputer tidak beranjak dari sebuah jendela program aplikasi untuk berselancar di dunia maya. Situs itu adalah penyedia layanan akademik dari kampusnya. Terlihat bahwa salah satu mata kuliah wajib yang berhubungan dengan pemotretan udara masih menunjukkan nilai tidak lulus menjelang seminggu menuju yudisium. Mahasiswa itu memang telah menyelesaikan tugas akhirnya, namun kendala nilai mata kuliah itu akan menghambatnya keluar dari kampus dengan status sarjana pada waktu yang sangat dekat. Dengan kata lain, wisuda akan tertunda hingga sepuluh bulan ke depan bila nilai itu tidak berubah menjadi lulus.

Seketika si mahasiswa beranjak dari ruangan itu menuju ruangan tata usaha program studinya dan berkonsultasi dengan seorang pegawai terkait masalah yang ia hadapi. Banyak arahan dan masukan yang ia terima. Lalu dengan segera beranjak ke gedung fakultas yang cukup berjauhan untuk menemui pejabat yang bersangkutan dengan masalahnya, ia memperoleh masukan dan mendapat gambaran langkah-langkah yang harus ia kerjakan. Bersama seorang rekan ia mengusahakan setiap hal yang memungkinkan penyelesaian masalahnya. Petugas rektorat mengatakan bahwa urusan dapat selesai dalam beberapa hari. Mahasiswa itu pun terus menunggu sambil terus berharap mendapat hasil yang positif. Dan benar, ketika nilainya diperiksa sudah dinyatakan lulus.

Kisah singkat di atas hanya sebuah rekayasa fakta bahwa hal yang sesungguhnya terjadi adalah berdoa dengan tidak jemu-jemu.

Titip Semangat kepada kawan-kawan yang sedang berjuang untuk pengurusan administrasi terutama terkait dengan nilai. Terus berjuang dengan segala upaya dan berdoa dengan tidak jemu-jemu. Aku menanti kabar baik dari kalian…

 

Niko Saripson P Simamora

Bandung, 10 Juni 2012, 22.50

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s