Citraku ke mana engkau?

Posted: August 16, 2013 in puisi
Tags: , ,

Awal mula aku muncul ke jagad

Tidak membawa apa-apa

Hanya tangis yang terpancar

Ya, seolah menyesal keluar rahim

 

Di satu sisi mereka tertawa

Seolah aku ini tidak apa-apa

Hey! Aku sedang menangis

Tak kau rasakan sakitku?

 

Episode berubah, aku mengenal tawa

Entah mengapa mereka mengenalkannya

Untuk menghiburku mungkin

Biar kulupa akan tangis yang kubawa

 

Sepanjang waktu segala sesuatu terjadi

Tangis dan tawa silih berganti

Aku mengerti sekarang

Walau terkadang tak ku peduli

 

Air mata adalah makanan pertamaku

Mengingatkanku bahwa aku ini sesosok imaji

Yang belum utuh gambarannya

Dan aku harus merangkainya

 

Senyum tawa sekedar bumbu bagiku

Melengkapi uraian elemen gambarku

Cerah tidaknya diramu di situ

Oh, mereka tak mampu membantuku

 

Wahai citraku ke mana engkau?

Tak terhitung rana yang kuambil

Demi menyusun indah mosaikmu

Aku tahu, Tukang Potret yang mengaturnya

 

Tak perlu kuragu komposisi warnaku

Sang Juru Gambarku handal dan mahir

 

 

Handil Enam, 16 Agustus 2013, 02.29 WITA

Niko Saripsoon P. Simamora

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s