Bumi Paguntaka

Posted: October 25, 2013 in puisi
Tags: , ,

Sejenak dagu mendongak sasar

Menatap hampar lowong datar

Tergambar cerah surya bersinar

Menyapu tanah Tengara jalar

 

Sejenak raga menyapa sorga

Menggerutu syukur lagi doa

Nada suara tiada terbata

Menyentuh nadi hawa kaya

 

Sejenak lutut tertekuk bangga

Betapa akbar karya tanganNya

Menenun indah segala bangsa

Berpola ragam menatap bhinneka

 

Bumi Paguntaka hasrat bergetar

Meneguk ramah irama pancar

Jernih rana dada bersandar

Tenang senyum simpul berkelakar

 

Ah, kuraih hari esok

Dengan mantap tanpa kelok

Tanpa menyaru berbagai kedok

Tangan sendiri kuat berlenggok

 

Tarakan, 25 Oktober 2013, 14:02 WITA

Niko Saripson Pandapotan Simamora

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s