Merengkuh Jalan Emas

Posted: June 3, 2016 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , , , , , , ,

Perlahan kaki menapaki langkah demi langkah
Menempuh jarak maju tanpa batas pandang
Beban jiwa belum menjadi pembendung saluran
Peluh segar mengalir sejauh kepastian harapan

Sekelompok gajah berjalan dalam ketidakpastian
Bersatu mengumpulkan tenaga bangkit membangun
Jalur emas yang menjadi primadona negeri terkini
Memantik sebuah kesadaran paripurna nan luhur

Indahnya lembah membahana hingga semesta
Bermula ketika lahar terbatuk menyapa langit
Pesona biru merekah menyapa lembut kornea
Airmu jernih sumber kehidupan segenap bangsa

Tidak ada suara yang membelah tua pun muda
Hanya nyanyian alam membawa tenang sanubari
Iramanya harmonis
Kebulatan tekad menjadi kekuatan penuh bersama

Bandung, 3 Juni 2016, 05:50
Niko Saripson P Simamora

 

Advertisements
Comments
  1. soranatas says:

    Follow Back teman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s