Mengecap Penghubung Rasa

Posted: May 18, 2017 in puisi, Uncategorized

Panas

Rasa yang akan banyak dihindari

Tapi tanpa dia, enggan menembus embun
Memancar hangat untuk sanubari
Memberi jawaban atas dahaga batin
Alami saja, nikmati!

Keras
Hentakan kata dihujam, tak sedap nian
Tekanan darah bisa mendidih naik
Kuatkah kakimu menginjak tanpanya?
Tegaknya gambaran akan simbol perjuangan
Lalukan saja, langkahkan!

Tegas
Ya katakan ya, tidak katakan tidak
Apa yang di luar itu pengaruh si mamon
Memang akan sangat mengusik kenyamanan
Tetapkan, mau memberi perubahan atau hangat saja
Ikrarkan saja, sorak sorai!

Apa itu dikotomi pun trikotomi?
Ada penghubung, arungi saja!

Palembang, 18 Mei 2017, 11.40
Niko Saripson P Simamora

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s