Mendobrak Benteng

Posted: December 27, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: , ,

Tibalah saat di tepian brata

Melirik ke belakang semua tualang

Lika-likunya memberi bekas

Campur aduk jejak di sanubari

 

Tidak bisa diubah, hanya perlu anggukan

Pun gelengan tidak memberi dampak

Berlapang dada untuk menerima setiap goresan

Hitam putih, tetap menyisakan warna

 

Menatap ke depan dengan penuh harapan

Di ujung pandangan selalu ada batasan

Cerah memberi kedamaian

Pun suram tak dapat dihindarkan

 

Begitu banyak yang harus dikerjakan

Kenapa harus selalu mempertahankan ego

Runtuhkanlah supaya bisa terhubung

Dengan banyak kemanfaatan

 

Bilamana susah menjadi rubuh

Desak sedikit untuk mendobrak

Melalui celah bisa jadi saluran

Jembatan keterkaitan bisa dijalin

 

Ada banyak tuntunan

Bangunlah ketaatan

Hadirkan rasa respek

Demi membangun keseimbangan batin

 

Sidikalang, 27 Desember 2018, 10:31

Niko Saripson P Simamora

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s