Posts Tagged ‘kehidupan’

Ihwal kemunculan di muka bumi dalam erangan

Senyum bahagia para penggembira di sekeliling

Padahal, sejatinya kesakitanlah yang mempeloporinya

Tarikan nafas sedemikian rupa menghasilkan tangisan
Kemudian pertumbuhan membawa kepada kepercayaan diri

Masa keemasan sering menjadi landasan kebenaran

Berbuat sekehendak hanya untuk kepuasan sesaat

Tipu muslihat pun bisa dijadikan alat pemenuhan
Hingga tiba goncangan yang membawa kejatuhan

Ada perasaan takut dan gentar ketika melepas kebergantungan

Tekana mendera, hak terambil meski bukan bagian

Selayaknya itu menjadi puncak dari titik balik

Mengarahkan kembali kepada jalan pembaruan

Dengan perasaan berserah dan bergumul bersamaNya

Akan datang kembali keberdayaan yang hilang 

Dalam sebuah kepenuhan akan pengharapan
Sadar dalam perjalanan akan komitmen

Bandung, 19 September 2017, 11:27 WIB

Niko Saripson P Simamora

Advertisements

Terjebak dalam Nasihat

Posted: September 6, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Sejawat membangun sebuah kebersamaan

Dengan harapan berarah sejalan

Hingga seketika masuk dalam jebakan

Terjerat lidah menebar ketidaksepahaman

 

Maka bersikaplah meniru pahlawan

Tanpa banyak pikir mengurai pertimbangan

Mendesak demi sebuah permakluman

Gigih dan bijak melahirkan pengertian

 

Mengambil langkah meski sendirian

Bangkit dari goda perbaringan

Nikmatnya memang harus dilawan

Serbuan kepapaan jadi terhindarkan

 

Menjauhlah mulut penebar keserongan

Engkau tenang dengan rencana pertengkaran

Menuntun langkah mengarung kebinasaan

Tak kekal peranmu, mudah diremukkan

 

Akan perkara kekejian tak sudi diidamkan

Segenap raga mengerjakan kepicikan

Semburan dustamu untuk kemungkaran

Ah, tak layak dipelihara dalam kehidupan

 

Peliharalah akan sebuah ajaran

Teladan dari para pendahulu kebajikan

Membawa pimpinan dalam perjalanan

Menyapa ramah dalam keterjagaan

 

Masuklah dalam pelita pemahaman

Cahaya yang membawa tuntunan

Terhindar dari licinnya kesundalan

Tak sampai niat untuk penebusan

 

Jebakan nasihat meluputkan hukuman

 

Bandung, 6 September 2017, 21:10 WIB

Niko Saripson P. Simamora

Engkau meniti hari menapaki detik demi detik

Tak punya kuasa akan sejengkal langkah di depan

Menoleh ke belakang hanya menyisakan sebuah kesan

Menangis, tertawa, menang, kalah silih berganti

Lalu untuk apa sebuah perjalanan panjang ini?

Hey, apa kamu tahu akan jarak perhentian?

Mungkin bagianmu hanya seberapa pergantian hari

Ataupun engkau dipersiapkan untuk berlelah-lelah

Untung rugi menjadi bahan cibiran sekeliling

Niscaya akan menahan laju bersama hembusan angin

Ingat, jangan pernah merasa kuat menghalau badai

Tempatkan bagimu pendamping yang sepadan

Jadikan teman mengisi keheningan dalam hiruk pikukmu

Sahabat Kehidupan

Tanpa pernah merasa berkepentingan

Namun berkuasa untuk mementahkan serangan keniscayaan

 

Bandung, 24 Juni 2017, 09:55

Niko Saripson P Simamora

Batas Penjelajahan

Posted: February 18, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , ,

Ke mana engkau hendak berlabuh
Suar membelah horizon
Memikat setiap teropong yang mengeker
Merah hijau selalu menyambut ramah

Radar sudah siap sedia
Menangkap gelombang reaksi seberang
Entah itu bergerak
Entah itu diam

Salung bersahut-sahutan ketika bertemu muncung
Sudilah kiranya menyahut sapaanku
Meskipun engkau hanya sepintas lalu
Kerlipan sinarmu cukup menghibur

Salam hormat dan selamat mengarungi badaimu
Aku harus merapatkan diri
Dermaga sudah menanti tambatan
Kami akan berbagi banyak kisah

Jabat erat dan pelukan hangat
Oh, betapa membawa suasana nikmat
Si kompas tidak pernah berdusta
Pangkalanku tak akan ke mana

Bandung, 18 Februari 2017, 01:08
Niko Saripson P Simamora

Gua Singa

Posted: November 30, 2016 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , ,

Ada sebuah tempat yang mengerikan

Disediakan untuk kumpulan yang melawan

Meski mereka memaksa tanpa alasan

Kebenaran bukan tentang kesengajaan

 

Seorang Daniel yang punya kecerdasan

Hidup penuh dengan kesalehan

Berbuat banyak  untuk kemanfaatan

Tanpa sesuatu yang perlu diragukan

 

Tidak semua orang sama pandangan

Selalu melihat sisi ketidaksamaan

Apalagi punya perbedaan kepentingan

Segala cara seolah diperkenankan

 

Gua singa menjadi bagian

Daniel bukan seseorang yang membahayakan

Namun harus menghadapi kenyataan

Raja pun harus mengikuti peraturan

 

Tuhan punya cara untuk turun tangan

Mulut singa kelu, urung makan

Daniel terjaga dari serangan

Raja takjub turut mengagungkan

 

Ketika para penjahat dimasukkan

Singa menyantap dengan cekatan

Sekejap sudah tinggal kenangan

Allah berdaulat atas ketidakadilan

 

Gua singa ada dalam semua kehidupan

Hadapi dengan tanpa ketakutan

Hanya selalu andalkan kebenaran

Gua singa hanya untuk kalian, pengagum kebatilan

 

Bandung, 30 November 2016, 23.20 WIB

Niko Saripson P Simamora

Kucapai jangkau pijakan baru

Posted: March 6, 2015 in puisi
Tags: , ,

Dahulu biru kutatap auramu

Basah memenuhi isi tubuhmu

Terkandung di dalamnya kehidupan

Pun jadi ruang hantaran


Merekah senyum para pengarungmu

Menggocoh girang urat nadimu

Seperti tidak pernah kehabisan

Aliran darah pemberi hembusan


Sejenak terusik segumpal ruangmu

Diisi penuh hamparan baru

Menghasilkan punggung tempat pijakan

Untuk dicapai sebagai jangkauan

Jakarta, 6 Maret 2014, 12.58

Niko Saripson P Simamora

Cerita Air

Posted: January 18, 2013 in puisi
Tags: , , , ,

Air adalah sumber kehidupan

Kehidupan membutuhkan air

Air sangat diperlukan

Keperluan akan air adalah hal yang utama

 

Air memiliki massa dan volume

Air membutuhkan ruang

Ruang air sangat diperlukan

Keperluan akan ruang air adalah hal yang utama

 

Manusia butuh air

Manusia butuh kehidupan

Air harus diberi ruang

Manusia harus memikirkan ruang air

 

Kebutuhan air selalu meningkat

Ruang air semakin berkurang

Kehidupan  semakin berkembang

Ruang air tidak diperhatikan

 

Bila ruang air memadai

Kehidupan dapat dinikmati

Bila ruang air terganggu

Kehidupan menjadi sendu

 

Kehidupan memberi pemikiran

Solusi harus menjadi perhatian

Keresahan harus dilawan

Air harus baik diperlakukan

 

Bandung, 18 Januari 2013, 13.54

Niko Saripson P Simamora