Posts Tagged ‘semesta’

Penyandang Nama

Posted: April 24, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , ,

Hai teruna muda,

Kuatkanlah hatimu sekarang

Jadilah orang-orang gagah perkasa

Sekalipun hancur hatimu

Memandang lebur bukit di sekelilingmu

 

Kepermaian negeri sedang dipertaruhkan

Apakah tumbuh rombongan bebal

Tangannya bebas tidak terikat

Kakinya melangkah enteng tidak dirantai

Telah lama mereka menghendaki ini

 

Penguasa adil pun turut berduka

Meratapi gugurnya seorang besar

Yang diurapi harusnya bisa terhindar

Biarlah kekuasaan memihak kebajikan

Meskipun akan selalu terlihat lemah

 

Tidak ada jalan menuju tujuannya

Buta dan timpang akan datang mengenyahkan

Semesta alam menyertai

Sebab makin besar kuasa melingkupinya

Bersiap untuk ambil kendali

 

Hei, para penyandang nama.

 

Bandung, 24 April 2017, 08:13

Niko Saripson P Simamora

Advertisements

Perlahan kaki menapaki langkah demi langkah
Menempuh jarak maju tanpa batas pandang
Beban jiwa belum menjadi pembendung saluran
Peluh segar mengalir sejauh kepastian harapan

Sekelompok gajah berjalan dalam ketidakpastian
Bersatu mengumpulkan tenaga bangkit membangun
Jalur emas yang menjadi primadona negeri terkini
Memantik sebuah kesadaran paripurna nan luhur

Indahnya lembah membahana hingga semesta
Bermula ketika lahar terbatuk menyapa langit
Pesona biru merekah menyapa lembut kornea
Airmu jernih sumber kehidupan segenap bangsa

Tidak ada suara yang membelah tua pun muda
Hanya nyanyian alam membawa tenang sanubari
Iramanya harmonis
Kebulatan tekad menjadi kekuatan penuh bersama

Bandung, 3 Juni 2016, 05:50
Niko Saripson P Simamora

 

Senyum Bibirmu

Posted: May 23, 2014 in puisi
Tags: ,

Angin bertiup ke mana ia mau

Hati gundah goyah tak menentu

Air mengalir ke mana ia mau

Otak berpusing tak memberi tahu

 

Cahaya memancar ke mana ia mau

Gelap seharusnya lari terbirit malu

Suara memecah ke mana ia mau

Sunyi sepi melanglang seolah tersapu

 

Semesta seolah tak berbuat sesuatu

Semesta seolah diam termangu

Semesta seolah berpaling tidak tahu

Semesta seolah menyingkir tanpa ragu

 

Ya semesta dongakan kepalamu

Ya semesta pijakan kakimu

Ya semesta hembusan nafasmu

Ya semesta pengubur ragamu

 

Saat terbaik bukan kehendakmu

Semua hanya rasa karsamu

Yakinmu belum tentu tanpa saru

Lakukan saja sesuai nuranimu

 

Kemenangan hanya milik pejuangmu

Susah senang belum tentu rasamu

Mainkan peranmu seindah lagu

Semestamu merangkai senyum bibirmu

 

Jakarta, 23 Mei 2014, 14:56

Niko SP Simamora