Author Archive

​Wonderful Wonder

Posted: October 9, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Wanderlust start cracking the grief

It is a funeral throwing out the funereal
Leaving the comfort of delightful moment
Finding the new replace of the old
Living with hopes of uncertainty
In the eyes of likely mankind
Reaching the livelihood need
Just a matter to keep surviving
But make a little difference, giving
Making an impact with small act
Supprisingly it will be wonderful
Wondering makes the graceful heart

Kuala Lumpur Sky, 9 October 2017, 11.46
Niko Saripson P Simamora

Advertisements

Ihwal kemunculan di muka bumi dalam erangan

Senyum bahagia para penggembira di sekeliling

Padahal, sejatinya kesakitanlah yang mempeloporinya

Tarikan nafas sedemikian rupa menghasilkan tangisan
Kemudian pertumbuhan membawa kepada kepercayaan diri

Masa keemasan sering menjadi landasan kebenaran

Berbuat sekehendak hanya untuk kepuasan sesaat

Tipu muslihat pun bisa dijadikan alat pemenuhan
Hingga tiba goncangan yang membawa kejatuhan

Ada perasaan takut dan gentar ketika melepas kebergantungan

Tekana mendera, hak terambil meski bukan bagian

Selayaknya itu menjadi puncak dari titik balik

Mengarahkan kembali kepada jalan pembaruan

Dengan perasaan berserah dan bergumul bersamaNya

Akan datang kembali keberdayaan yang hilang 

Dalam sebuah kepenuhan akan pengharapan
Sadar dalam perjalanan akan komitmen

Bandung, 19 September 2017, 11:27 WIB

Niko Saripson P Simamora

Terjebak dalam Nasihat

Posted: September 6, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Sejawat membangun sebuah kebersamaan

Dengan harapan berarah sejalan

Hingga seketika masuk dalam jebakan

Terjerat lidah menebar ketidaksepahaman

 

Maka bersikaplah meniru pahlawan

Tanpa banyak pikir mengurai pertimbangan

Mendesak demi sebuah permakluman

Gigih dan bijak melahirkan pengertian

 

Mengambil langkah meski sendirian

Bangkit dari goda perbaringan

Nikmatnya memang harus dilawan

Serbuan kepapaan jadi terhindarkan

 

Menjauhlah mulut penebar keserongan

Engkau tenang dengan rencana pertengkaran

Menuntun langkah mengarung kebinasaan

Tak kekal peranmu, mudah diremukkan

 

Akan perkara kekejian tak sudi diidamkan

Segenap raga mengerjakan kepicikan

Semburan dustamu untuk kemungkaran

Ah, tak layak dipelihara dalam kehidupan

 

Peliharalah akan sebuah ajaran

Teladan dari para pendahulu kebajikan

Membawa pimpinan dalam perjalanan

Menyapa ramah dalam keterjagaan

 

Masuklah dalam pelita pemahaman

Cahaya yang membawa tuntunan

Terhindar dari licinnya kesundalan

Tak sampai niat untuk penebusan

 

Jebakan nasihat meluputkan hukuman

 

Bandung, 6 September 2017, 21:10 WIB

Niko Saripson P. Simamora

Derma Merdeka

Posted: August 17, 2017 in puisi
Tags: , , ,

Perjalanan kemerdekaan

Membawa sorak kemenangan

Segenap rakyat mendambakan 

Keadilan dan kebahagiaan
Tak mudah menggapai

Cita-cita pasca proklamasi

Menjangkau semesta negeri

Tanpa sesuatu yang abai
Seruan yang memekik

Akan selalu menggertak

Sadar dan tergelitik

Untuk memberi dobrak
Teruslah membawa motto

Menderma andil ke seantero

Memanfaatkan sisa tempo

Merdeka yang tak kunjung kuno

Pangalengan, 17 Agustus 2017, 12:39 WIB 

Niko Saripson P Simamora

Derma Merdeka

Posted: August 17, 2017 in puisi
Tags: , , ,

Perjalanan kemerdekaan

Membawa sorak kemenangan

Segenap rakyat mendambakan 

Keadilan dan kebahagiaan
Tak mudah menggapai

Cita-cita pasca proklamasi

Menjangkau semesta negeri

Tanpa sesuatu yang abai
Seruan yang memekik

Akan selalu menggertak

Sadar dan tergelitik

Untuk memberi dobrak
Teruslah membawa motto

Menderma andil ke seantero

Memanfaatkan sisa tempo

Merdeka yang tak kunjung kuno

Pangalengan, 17 Agustus 2017, 12:39 WIB 

Niko Saripson P Simamora

Selamat datang kepada selintas pengetahuan

Membawa sebuah perasaan sangat berharga

Kemeriahannya tiada tara

Bisa lupa sejenak keberadaan

Bersyukurlah bila masih dalam pendampingan

Banyak yang siap menjadi sahabat kehidupan

Tak banyak kepentingan hanya demi kebersamaan

Kenikmatan menjadi sebuah pengalaman tak terlupakan

Tak perlulah rasa kuatir dan gentar itu

Sudah terlampaui meski memang tanpa tanda pemberitahuan

Maka beruntunglah badan menyicip selintas

Esok tinggal mengenang pasti dengan canda tawa

Ketidak-kekalan adalah bunga kehidupan

Memberi ragam suasana walau erat dengan kefanaan

Kuala Lumpur, 25 Juli 2017, 17:13

Niko Saripson P Simamora

Apa yang sudah diatur memang tak bisa diabaikan
Meski terkadang harus menyentuh ujung kesempatan

Di depan mata masih gelap tertutup awan

Seharusnya selalu siap dengan semua perbekalan

Namun langkah kaki begitu cepat terayun

Tidak butuh waktu lama ketika nurani teduh menapaki

Hanya perlu berserah diri dengan panjatan sembahyang tiada henti

Arungi saja tanjakan penuh ketidakpastian

Mungkin semua bisa ada karena kebolehjadian

Selama masih hayat penuhi dengan kebermanfaatan

Getir pahit bisa muncul ketika cemas terhadap kendali diri

Karenanya perlu tetap memandang ke depan tanpa ragu

Hawa kesejukan kian muncul membawa ketenangan

Tutur kata pun bisa terucap sebegitu tenang mengalir

Membawa penguatan, kebersahajaan dan tawa ceria

Genting Highland, 25 Juli 2017, 01.00

Niko Saripson P Simamora