Author Archive

Dekat Padam

Posted: October 31, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , ,

Kemunculan kita membawa suasana yang sama

Tangis menjadi ekspresi pertama dan utama

Bahasa kita untuk segala suasana

Bahkan hingga beranjak baya

 

Namun bukan berarti awalan seirama

Hentakan nada dimainkan begitu rupa

Lagu bersenandung menyiratkan kehangatan jiwa

Anak manusia menari riang gembira

 

Hingga ada saat ketika mars duka

Datang membahana tanpa menjunjung tanda

Engkau harus siapkan penyambung yang bermakna

Menantang dengan tetap gairah membara

 

Bagi engkau yang tidak siap sedia

Lambaian perpisahan akan tiba

Dekat padam ibarat sebuah pelita

Hanya bisa meringis meratap kecewa

 

Persiapkan buli-buli untuk tetap menyala

Kata-kata Khalik penuh kuasa

Ingat selalu untuk meratap di kakiNya

Niscaya akan selalu terjaga asa

 

Sitoluama, 31 Oktober 2018, 08:39 WIB

Niko Saripson P Simamora

Advertisements

Puntung dan Permata

Posted: October 2, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: , ,

Bagianku adalah kemalangan

Jurang kematian menghampiriku

Sebegitu dekatnya, senantiasa

 

Aku didakwa bersalah

Para pengkhianat menyambutku

Hidupku sekotor-kotornya

 

Ah, aku terlepas

Tangan malaikat bersamaku

Penipu tidak berhak

 

Bagiku tersedia permata

Ditaruhnya serban tahir

Kepalaku memancar sinar

 

Pakaian pesta kukenakan

Berdiri kini di pelataran

Aku bagian kalian

 

Tenang dan aman

Di bawah pohon anggur

Juga pohon ara

 

Kesalahan dijauhkan dariku

Masuk memerintah rumahNya

Melakukan tugas dariNya

 

Puntung tak berguna

Ditarik dari api

Syukur kupanjatkan padaMu

 

Laguboti, 2 Oktober 2018, 09:12 WIB

Niko Saripson P Simamora

Siapa yang berkuasa atas hari?

Adakah engkau insan awam?

Bahkan sedetik ke depan

Adalah gelap gulita dimatamu

 

Sang surya memancar di pagi hari

Siapa yang mengatur?

Bahkan sembunyi menyambut petang

Mereka sibuk dengan diri sendiri

 

Rembulan memantulkan ketenangan

Dengan senyuman menjaga malam

Mereka terlelap menikmati mimpi

Hingga esok kembali menjalani hari

 

Adakah mereka menghitung hari?

Sudah dipesankan akan sukacitanya

Beroleh hati yang bijaksana

Ya, hanya menghitung hari

 

Tidakkah mereka sadar?

Ada yang menghitung detik

Bahkan setiap musim dalam kehidupan

Ada dalam genggaman tangan

 

Hanya menghitung hari

Beroleh hikmat

Panjat syukur

Akan kebaruan berkat

 

Niko Saripson P Simamora

Laguboti, 31 Agustus 2018, 07:00 WIB

Bisa (Tak) Sama

Posted: July 16, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

WhatsApp Image 2018-07-15 at 18.41.22

Coba pandang ke atas!

Kau lihat goresan langit?

Ini dua bait yang kurekam

Kau dengar ceritanya?

 

Ia selalu punya cerita

Tak selalu sama

Tak pernah sama

Ada ribuan bait ke depan

 

Apa ceritamu?

Langit akan menjadi saksi

Ia menyimpan kisah

Dengan cara yang ia punya

 

Tak selalu sama

Tak pernah sama

 

Tapi kau tahu?

Langit masih menyisakan ruang

Goresannya bisa membawa kesamaan

Maukah kau merasakannya?

 

Ribuan bait yang akan digores

Menjadi cerita yang sama

Bukan hanya pernah

Bahkan selalu sama

 

Saat kita duduk bersama

Memandang langit yang sama

Hamparan nuansa

Menyampaikan pesan, kesamaan

 

Sama? Ya sama!

 

Laguboti, 16 Juli 2018, 14:05 WIB

Niko Saripson P Simamora

WhatsApp Image 2018-07-14 at 18.43.20

 

Sripanggung

Posted: May 31, 2018 in Uncategorized

Menjaga diri tampil prima
Tutur kata
Langkah mantap
Tatapan visioner
Pikiran tajam

Suatu saat masalah bisa muncul
Bahkan tidak pernah ramai sebelumnya
Fenomena tak kasat mata
Apa yang kemudian dilakukan

Semangat sripanggung tetap mempesona
Tenang dan bijaksana
Ujarannya membawa kedamaian
Gagasannya memberi ketenteraman

Urun angan kebajikan
Turun tangan mengerjakan
Kebaikan tak sekejap mencuat
Bahkan ada yang mencibirnya

Tidak berhenti
Pantang menyerah
Konsisten dan tekun
Penuh harapan

Baiklah meneladaninya
Multiplikasi akan keandalan
Menebarkan virus keunggulan
Mengalahkan keterbelakangan

Demi kemajuan, bersikaplah sripanggung!

Jakarta, 31 Mei 2018, 23:18
Niko Saripson P Simamora

Tawa di Sudut

Posted: April 15, 2018 in Uncategorized

Aku melihat kabut
Yang menyaru layaknya selaput
Awal mula adanya sengkarut
Jangan kau teruskan hingga semaput

Ayo kita duduk menyeruput
Seduhan suasana nirkerut
Ayo siapapun boleh turut
Kita abadikan suasana tanpa carut

Hei, dengar ada tawa di sudut…

Situ Patengan, 15 April 2018, 15:15
Niko Saripson P Simamora

Sibak Tabir Baka

Posted: March 31, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , , ,

­­­­­­

Suram

Saat kehinaan menghampiri Pewaris Tahta

Kesempurnaan adalah bagian tak terbantahkan

Namun rela mengosongkan diri

 

Gelap

Seolah hancurnya harapan bersama ketidakberdayaan

Penumpahan darah mereka anggap pelemahan

Berakhirnya kejayaan peradaban insan

 

Selesai

Tangan terbentang ketika tubuh berserah

Paku menghujam harga diri

Tidak bergerak

 

Terang

Ketika tabir tersibak

Baka menyambut sorak

Kemenangan yang semarak

 

Percaya

Dulu berkuasa

Sekarang berjaya

Selamanya berbahagia

 

Jakarta, 31 Maret 2018, 11:56 WIB

Niko Saripson P Simamora