Archive for July, 2012

 

Sekitar siang hari, kurang lebih penunjuk waktu berada di area puncaknya, sebagai seorang man in waiting (dalam dunia kerja) tidak banyak kegiatan yang dilakukan, hanya sekedar bersih-bersih dan merapikan pakaian dengan setrika. Tetiba, telepon genggam berdering dan muncullah nama Pak Alamta.

“Halo, Niko.”

“Iya, Pak.”

“Kamu lagi di mana?”

“Lagi di kos, Pak.”

“Ada kegiatan hari ini?”

“Tidak, Pak.” (*dalam hati : sebenarnya ada,tapi konyol kalau bilang, “lagi menyetrika, Pak.”)

“Kamu bisa ke kampus jam 1-3 siang ini, saya akan menyampaikan materi di ruang 9232 dalam acara penerimaan mahasiswa baru. Kamu bisa datang kan, sudah lama juga kita tidak ketemu.”

“Oh, bisa Pak. “

“Oke sampai ketemu,ya.”

“Oke, Pak.”

Tanpa berpikir panjang, saya rapikan pekerjaan saya dengan cekatan dan langsung menghubungi saudara rohani saya, Abram Christopher Sinaga Sinraya, si mantan menteri kajian strategis KM ITB. Awalnya ia seperti ogah-ogahan, tetapi tidak sampai menolak. Kami pun berjanji untuk bertemu di perpustakaan pusat ITB.

Lalu kami masuk ke ruangan di mana Pak Alamta sudah mulai berbicara tentang dinamika kehidupan mahasiswa Kristen di ITB. Kami duduk paling depan bersama ratusan mahasiswa baru turut menyimak paparan dari Pak Alamta hingga di akhir sesi Pak Alamta mengundang saya dan Abram untuk tampil ke depan dan memperkenalkan diri serta menyampaikan sedikit pesan kepada mahasiswa baru.

Satu pesan yang saya sampaikan adalah bahwa ”zaman berubah, teknologi berubah, manusia berubah, tetapi Tuhan Yesus tidak berubah, Dia adalah jawaban bagi setiap permasalahan manusia”. Pesan ini tidak terpikirkan sebelumnya karena kami menyampaikan secara spontan. Namun selain untuk mahasiswa baru, pesan ini juga menjadi penguat bagi saya dan siapapun yang percaya akan hal tersebut.

Selamat Datang Mahasiswa Baru!

 

Bandung, 29 Juli 2012

Niko Saripson P Simamora

Advertisements