Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Selamat datang kepada selintas pengetahuan

Membawa sebuah perasaan sangat berharga

Kemeriahannya tiada tara

Bisa lupa sejenak keberadaan

Bersyukurlah bila masih dalam pendampingan

Banyak yang siap menjadi sahabat kehidupan

Tak banyak kepentingan hanya demi kebersamaan

Kenikmatan menjadi sebuah pengalaman tak terlupakan

Tak perlulah rasa kuatir dan gentar itu

Sudah terlampaui meski memang tanpa tanda pemberitahuan

Maka beruntunglah badan menyicip selintas

Esok tinggal mengenang pasti dengan canda tawa

Ketidak-kekalan adalah bunga kehidupan

Memberi ragam suasana walau erat dengan kefanaan

Kuala Lumpur, 25 Juli 2017, 17:13

Niko Saripson P Simamora

Apa yang sudah diatur memang tak bisa diabaikan
Meski terkadang harus menyentuh ujung kesempatan

Di depan mata masih gelap tertutup awan

Seharusnya selalu siap dengan semua perbekalan

Namun langkah kaki begitu cepat terayun

Tidak butuh waktu lama ketika nurani teduh menapaki

Hanya perlu berserah diri dengan panjatan sembahyang tiada henti

Arungi saja tanjakan penuh ketidakpastian

Mungkin semua bisa ada karena kebolehjadian

Selama masih hayat penuhi dengan kebermanfaatan

Getir pahit bisa muncul ketika cemas terhadap kendali diri

Karenanya perlu tetap memandang ke depan tanpa ragu

Hawa kesejukan kian muncul membawa ketenangan

Tutur kata pun bisa terucap sebegitu tenang mengalir

Membawa penguatan, kebersahajaan dan tawa ceria

Genting Highland, 25 Juli 2017, 01.00

Niko Saripson P Simamora

Kealamian

Posted: July 22, 2017 in Uncategorized

Ketika menerawang terasa kabur
Bak kabut menutupi perjalanan

Lalu sirna dihempas angin

Surya menelan, hangat terpancar

Beribu rasa menyentuh sanubari

Mengaduk rata isi kepala

Hingga bertemu tatap mata

Kulit meraba nyata alami

Mulut pun senang bernyanyi

Karena derap langkah pasti

Berpindahlah walau mungkin sejenak

Teguk sedemikian banyak inspirasi

Kuala Terengganu, 22 Juli 2017, 07:20

Niko Saripson P Simamora

Engkau meniti hari menapaki detik demi detik

Tak punya kuasa akan sejengkal langkah di depan

Menoleh ke belakang hanya menyisakan sebuah kesan

Menangis, tertawa, menang, kalah silih berganti

Lalu untuk apa sebuah perjalanan panjang ini?

Hey, apa kamu tahu akan jarak perhentian?

Mungkin bagianmu hanya seberapa pergantian hari

Ataupun engkau dipersiapkan untuk berlelah-lelah

Untung rugi menjadi bahan cibiran sekeliling

Niscaya akan menahan laju bersama hembusan angin

Ingat, jangan pernah merasa kuat menghalau badai

Tempatkan bagimu pendamping yang sepadan

Jadikan teman mengisi keheningan dalam hiruk pikukmu

Sahabat Kehidupan

Tanpa pernah merasa berkepentingan

Namun berkuasa untuk mementahkan serangan keniscayaan

 

Bandung, 24 Juni 2017, 09:55

Niko Saripson P Simamora

Lepas dalam Dekapan

Posted: June 9, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Kemunculanmu ibarat mimpi semalam

Bertahtakan berlian penuh kemegahan

Cahayamu binar silau membuai

Langit turut serta menceritakan

 

Kau sang pujaan seketika terngiang

Mengalun lirik dambaan para pujangga

Teduh menyentuh dasar sanubari

Waktu milik kita, tanpa batas

 

Angin sejenak berhembus kencang

Aku melihatmu bergetar, goyah

Ada apa gerangan wahai jantung hati

Desiran itu membawa kecemasan

 

Dalam dekapan engkau masih tergoncang

Dilepaskan malam, langkahmu garang

Hanya sesaat kau dibiarkan

Kehangatan masih akan menggayutimu

 

Bukan terbang melayang

Hanya menggeliat mengerang

Tak akan sirna ditelan  gelap

Engkau nyaman dalam pelukan

 

Bandung, 9 Juni 2017, 11:15

Niko Saripson P Simamora

 

Dia hadir 

Sebagai utusan

Esensinya abadi

Oknum Keilahian

Bukan tubuh

Pula daging

Apalagi tulang

Roh Kekekalan

Pribadi ketiga

Trinitas Agung

Bekerja luarbiasa

Membangun kepekaan

Suara Kebenaran

Sebagai Penolong

Abai ruang

Elakkan ruang

Sebagai Penghibur

Kita yatim

Pun Piatu

Dalam ketidakramahan

Dunia fana

Sebagai Pembimbing

Dalam kekudusan

Serta kebenaran

Yang sepenuh

Harus utuh

Bandung, 4 Juni 2017, 23:40 WIB

Niko Saripson P Simamora

Dia hadir 

Sebagai utusan

Esensinya abadi

Oknum Keilahian

Bukan tubuh

Pula daging

Apalagi tulang

Roh Kekekalan

Pribadi ketiga

Trinitas Agung

Bekerja luarbiasa

Membangun kepekaan

Suara Kebenaran

Sebagai Penolong

Abai ruang

Elakkan ruang

Sebagai Penghibur

Kita yatim

Pun Piatu

Dalam ketidakramahan

Dunia fana

Sebagai Pembimbing

Dalam kekudusan

Serta kebenaran

Yang sepenuh

Harus utuh

Bandung, 4 Juni 2017, 23:40 WIB

Niko Saripson P Simamora