Palang Moral

Posted: March 24, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , , , ,

Hei penguasa,

Tuan-tuan para pembesar,

Perih nian hati meringis

Saat menatap wajahmu

Hmmm, sumringah betul…

 

Apakah gerangan di otakmu

Ketika hasrat hanya memburu rente

Sebegitu rabunkah inderamu

Sudah tuli atau bahkan mati rasa

Aduh, miris…

 

Tuanku laras pengemban tampuk,

Lintaskan sejenak saja di ubun-ubun

Bagaimana para awam ingin hidup

Sederhana saja, tak muluk-muluk

Nah, meniadakan lapar…

 

Pikir kami tidak masuk akal

Kalian begitu cerdik cendekia

Tega bersekutu untuk membohongi nurani

Ke manakah palang moral itu

Ngeri ah…

 

Ketika langkahmu enteng

Tenang menjalin komplotan

Cobalah berlama-lama di pemondokanmu

Rasakan indahnya saat bersama keluarga

Itu saja…

 

Saatnya waktu terbang melayang

Engkau terpisah dari kerabatmu

Namamu rusak

Perlukah sesal itu

Pikirkan!!!

 

Bandung, 24 Maret 2007, 09:01 WIB

Niko Saripson P Simamora

Aku terhilang dalam hujan
Awan menelan energiku

Harapanku padamu oh matahari
Kehangatanmu sumber tenagaku

Angin turut mengusik impianku
Mengapa mengganggu nyamanku

Aku kembali dalam pelukan
Teduh mendekap jiwaku

Cium mesra penuh kasih
Melewatkan andil pengacau

Mereka tak berarti bagiku
Aku hanya untukmu

Ternyata…

Bandung, 5 Maret 2017, 01:12
Niko Saripson P Simamora

Sri Baginda Raja

Posted: March 4, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , , , ,

Yang mulia
Yang dimuliakan
Yang termulia
Sri Baginda Raja

Kasta tertinggi dari umat
Semua kepala tunduk menghadap
Gegap gempita menyambut
Srimanganti padat bersusun pembesar

Dipertuan menjadi simbol otoritas dunia
Diwariskan dari Sang Khalik
Kepadanya diberikan besar kuasa
Titahnya merima jadi niscaya

Paduka pula bermakna lapik
Alas sandaran insan jelata
Menumpu seluruh keluh kesah
Engkau diraja pun dihamba

Bandung, 4 Maret 2017, 07:46
Niko Saripson P Simamora

Kejarlah kebenaran dan kasih

Niscaya ia akan memberikan kehidupan

Lebih dari itu ditambahkannya kehormatan

 

Melakukan keadilan diharapkan semua orang

Yang lurus hatinya suka memaksakannya

Namun itu begitu menakutkan bagi si jahat

 

Ketekunan menjadi makanan sehari-hari

Membunuh keengganan untuk turun tangan

Jangan kau tiru si pemalas

 

Kelimpahan dirancangkan oleh tangan yang rajin

Tanpa rasa ingin disesak

Ketika kekurangan begitu dipaksakan terjadi

 

Orang bijak bersukacita dalam kediamannya

Harta yang indah lagi minyak mengisi ruangnya

Jangan pernah mengundang si bebal ke dalamnya

 

Memelihara perkataan sebagai penyejuk jiwa

Mulut dan lidah menjadi saluran kebaikan

Kesukaran menjadi urung menyapanya

 

Bandung, 21 Februari 2017, 06:15 WIB

Niko Saripson P Simamora

Batas Penjelajahan

Posted: February 18, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , ,

Ke mana engkau hendak berlabuh
Suar membelah horizon
Memikat setiap teropong yang mengeker
Merah hijau selalu menyambut ramah

Radar sudah siap sedia
Menangkap gelombang reaksi seberang
Entah itu bergerak
Entah itu diam

Salung bersahut-sahutan ketika bertemu muncung
Sudilah kiranya menyahut sapaanku
Meskipun engkau hanya sepintas lalu
Kerlipan sinarmu cukup menghibur

Salam hormat dan selamat mengarungi badaimu
Aku harus merapatkan diri
Dermaga sudah menanti tambatan
Kami akan berbagi banyak kisah

Jabat erat dan pelukan hangat
Oh, betapa membawa suasana nikmat
Si kompas tidak pernah berdusta
Pangkalanku tak akan ke mana

Bandung, 18 Februari 2017, 01:08
Niko Saripson P Simamora

Rencana Besar

Posted: January 31, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Ketika kujalani hari demi hari
Betapa banyak hal yang terjadi
Semua datang silih berganti
Membawa kepada banyak pemahaman tersendiri
Ada kalanya bahwa duka yang menghinggapi
Begitupun suka kerap singgah menghampiri
Dalam setiap saat aku beda menanggapi
Karena banyak faktor yang bisa mempengaruhi
Namun berkali-kali aku harus menyadari
Tak sanggup akal untuk berinterpretasi
Berat ringan terkadang menyerang nurani
Akhirnya aku harus berserah diri
Memandang kepada kekuatan ilahi
Rencana besarNya sungguh tak teratasi

Bandung, 31 Januari 2017, 16.25
Niko Saripson P Simamora

Kemunculan Ilahi

Posted: December 25, 2016 in Uncategorized

Menuju kefanaan
Dengan kesederhanaan
Meninggalkan kemuliaan
Dengan kerendahan
Membawa kemerdekaan
Dengan kelembutan
Menyebar kedamaian
Dengan kekuatan
Memberi kasih
Dengan keadilan
Menjanjikan kekekalan
Dengan kepastian
Memberikan kehidupan
Dengan kematian
Menerima kemenangan
Dengan kepercayaan
Memunculkan keilahian
Dengan keheningan

Idi Rayeuk- Aceh Timur, 25 Desember 2016, 22:10
Niko Saripson P Simamora