Archive for the ‘puisi’ Category

Tinggal dan Tenang

Posted: January 18, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: ,

Aroma menusuk hidung ketika menginjakkan kaki

Hawa merasuk tulang menghirup udaranya

Panasnya menyengat, kala sang surya bertahta

Itu kata sebagian mereka, yang mungkin awam

 

Lalu waktu berjalan, terkadang perlahan

Namun acapkali terasa terbang, tidak terkejar

Memberikan sebuah pemahaman yang mendalam

Apa yang dulu dikeluhkan kini menjadi teman

 

Riuh riang suara alam berkumandang

Nyanyian padang menjadi senandung di hati

Riak air peneduh jiwa

Wahai bukit engkau pengawal singgasanaku

 

Dalam perjalanan, tidak semua menjadi  manis

Perlu pahit, lalu asam, lalu asin

Kemudian terang diganggu gelap

Sehingga manis semakin terasa

 

Perhentian adalah misteri bagi insan

Tetaplah bergerak selama tergerak

Tak perlu ragu untuk tinggal sejenak

Demi menyambut sebuah ketenangan

 

Laguboti, 18 Januari 2018 (18-1-18) 07:05 WIB

Niko Saripson P Simamora

 

Advertisements

Kecerdasan Bersyukur

Posted: December 31, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Memulai langkah di jalan ketidakpastian
Awal penjelajahan

Diiringi tawa

Disambut ceria

Kadang tangis

Bengis mengiris

Haru biru

Bangga membusung dada

Pun merunduk lesu

Keluh kesah

Untaian syafaat

Dalam semuanya tetaplah berdamai

Akan ada masa

Di ujung perhentian

Apapun kondisi sekeliling

Ucaplah syukur

Belajar terus

Hingga cerdas

Itulah sesungguhnya esensi kebahagiaan

Sidikalang, 31 Desember 2017, 21:52 WIB

Niko Saripson P Simamora

Senyap Bukan Tanpa Laku

Posted: November 30, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , , ,

Pesona sinar di padang rumput menembus embun kedinginan

Bermandikan segala harapan, tertuang dalam tak putusnya doa

Kehangatan seringkali menghilangkan keberadaan

 

Tali laso terlempar, mendarat di ujung cabang pohon ek tua

Menggantungkan sebuah keyakinan untuk batas kemampuan

Nyaman kemudian,erat lalu menegaskan keterikatan

 

Berbalik badan menyusuri jalan pulang berbatu ketika mendung merundug

Hujan turun seketika menyapu debu, renyai yang membawa aroma

Senyap lalu berlari menatap arah ketenangan

 

Tiba di pangkuan, tenang dan tenteram

Tetap tanpa ocehan, memang tak perlu

Gestur saja, niscaya tak getun

 

Bandung, 30 November 2017, 12:51 WIB

Niko Saripson P Simamora

​Wonderful Wonder

Posted: October 9, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Wanderlust start cracking the grief

It is a funeral throwing out the funereal
Leaving the comfort of delightful moment
Finding the new replace of the old
Living with hopes of uncertainty
In the eyes of likely mankind
Reaching the livelihood need
Just a matter to keep surviving
But make a little difference, giving
Making an impact with small act
Supprisingly it will be wonderful
Wondering makes the graceful heart

Kuala Lumpur Sky, 9 October 2017, 11.46
Niko Saripson P Simamora

Ihwal kemunculan di muka bumi dalam erangan

Senyum bahagia para penggembira di sekeliling

Padahal, sejatinya kesakitanlah yang mempeloporinya

Tarikan nafas sedemikian rupa menghasilkan tangisan
Kemudian pertumbuhan membawa kepada kepercayaan diri

Masa keemasan sering menjadi landasan kebenaran

Berbuat sekehendak hanya untuk kepuasan sesaat

Tipu muslihat pun bisa dijadikan alat pemenuhan
Hingga tiba goncangan yang membawa kejatuhan

Ada perasaan takut dan gentar ketika melepas kebergantungan

Tekana mendera, hak terambil meski bukan bagian

Selayaknya itu menjadi puncak dari titik balik

Mengarahkan kembali kepada jalan pembaruan

Dengan perasaan berserah dan bergumul bersamaNya

Akan datang kembali keberdayaan yang hilang 

Dalam sebuah kepenuhan akan pengharapan
Sadar dalam perjalanan akan komitmen

Bandung, 19 September 2017, 11:27 WIB

Niko Saripson P Simamora

Terjebak dalam Nasihat

Posted: September 6, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Sejawat membangun sebuah kebersamaan

Dengan harapan berarah sejalan

Hingga seketika masuk dalam jebakan

Terjerat lidah menebar ketidaksepahaman

 

Maka bersikaplah meniru pahlawan

Tanpa banyak pikir mengurai pertimbangan

Mendesak demi sebuah permakluman

Gigih dan bijak melahirkan pengertian

 

Mengambil langkah meski sendirian

Bangkit dari goda perbaringan

Nikmatnya memang harus dilawan

Serbuan kepapaan jadi terhindarkan

 

Menjauhlah mulut penebar keserongan

Engkau tenang dengan rencana pertengkaran

Menuntun langkah mengarung kebinasaan

Tak kekal peranmu, mudah diremukkan

 

Akan perkara kekejian tak sudi diidamkan

Segenap raga mengerjakan kepicikan

Semburan dustamu untuk kemungkaran

Ah, tak layak dipelihara dalam kehidupan

 

Peliharalah akan sebuah ajaran

Teladan dari para pendahulu kebajikan

Membawa pimpinan dalam perjalanan

Menyapa ramah dalam keterjagaan

 

Masuklah dalam pelita pemahaman

Cahaya yang membawa tuntunan

Terhindar dari licinnya kesundalan

Tak sampai niat untuk penebusan

 

Jebakan nasihat meluputkan hukuman

 

Bandung, 6 September 2017, 21:10 WIB

Niko Saripson P. Simamora

Derma Merdeka

Posted: August 17, 2017 in puisi
Tags: , , ,

Perjalanan kemerdekaan

Membawa sorak kemenangan

Segenap rakyat mendambakan 

Keadilan dan kebahagiaan
Tak mudah menggapai

Cita-cita pasca proklamasi

Menjangkau semesta negeri

Tanpa sesuatu yang abai
Seruan yang memekik

Akan selalu menggertak

Sadar dan tergelitik

Untuk memberi dobrak
Teruslah membawa motto

Menderma andil ke seantero

Memanfaatkan sisa tempo

Merdeka yang tak kunjung kuno

Pangalengan, 17 Agustus 2017, 12:39 WIB 

Niko Saripson P Simamora