Archive for the ‘puisi’ Category

Sibak Tabir Baka

Posted: March 31, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , , ,

­­­­­­

Suram

Saat kehinaan menghampiri Pewaris Tahta

Kesempurnaan adalah bagian tak terbantahkan

Namun rela mengosongkan diri

 

Gelap

Seolah hancurnya harapan bersama ketidakberdayaan

Penumpahan darah mereka anggap pelemahan

Berakhirnya kejayaan peradaban insan

 

Selesai

Tangan terbentang ketika tubuh berserah

Paku menghujam harga diri

Tidak bergerak

 

Terang

Ketika tabir tersibak

Baka menyambut sorak

Kemenangan yang semarak

 

Percaya

Dulu berkuasa

Sekarang berjaya

Selamanya berbahagia

 

Jakarta, 31 Maret 2018, 11:56 WIB

Niko Saripson P Simamora  

Advertisements

Selalu Mengerti

Posted: February 23, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: , ,

Kau yang selalu mengerti

Ketika semua mata tertutup

Tetap melihat keindahan

 

Kau yang selalu mengerti

Ketika semua mulut membisu

Tetap menyuarakan ketenangan

 

Kau yang selalu mengerti

Ketika semua telinga memekak

Tetap mendengar ketulusan

 

Kau yang selalu mengerti

Ketika semua hati mengeras

Tetap mengindera kelembutan

 

Kau yang selalu mengerti

Ketika semua jalan buntu

Tetap menemukan solusi

 

Kau yang selalu mengerti

Ketika ingin menyerah

Tetap mampu bertahan

 

Kau yang selalu mengerti

Ketika semua mencela

Tetap mampu tersenyum

 

Kau yang selalu mengerti

Tetap bersandar pada pengertian

Menjadi alasan untuk dimengerti

 

Laguboti, 23 Februari 2018, 05:36

Niko Saripson P Simamora

Tinggal dan Tenang

Posted: January 18, 2018 in puisi, Uncategorized
Tags: ,

Aroma menusuk hidung ketika menginjakkan kaki

Hawa merasuk tulang menghirup udaranya

Panasnya menyengat, kala sang surya bertahta

Itu kata sebagian mereka, yang mungkin awam

 

Lalu waktu berjalan, terkadang perlahan

Namun acapkali terasa terbang, tidak terkejar

Memberikan sebuah pemahaman yang mendalam

Apa yang dulu dikeluhkan kini menjadi teman

 

Riuh riang suara alam berkumandang

Nyanyian padang menjadi senandung di hati

Riak air peneduh jiwa

Wahai bukit engkau pengawal singgasanaku

 

Dalam perjalanan, tidak semua menjadi  manis

Perlu pahit, lalu asam, lalu asin

Kemudian terang diganggu gelap

Sehingga manis semakin terasa

 

Perhentian adalah misteri bagi insan

Tetaplah bergerak selama tergerak

Tak perlu ragu untuk tinggal sejenak

Demi menyambut sebuah ketenangan

 

Laguboti, 18 Januari 2018 (18-1-18) 07:05 WIB

Niko Saripson P Simamora

 

Kecerdasan Bersyukur

Posted: December 31, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Memulai langkah di jalan ketidakpastian
Awal penjelajahan

Diiringi tawa

Disambut ceria

Kadang tangis

Bengis mengiris

Haru biru

Bangga membusung dada

Pun merunduk lesu

Keluh kesah

Untaian syafaat

Dalam semuanya tetaplah berdamai

Akan ada masa

Di ujung perhentian

Apapun kondisi sekeliling

Ucaplah syukur

Belajar terus

Hingga cerdas

Itulah sesungguhnya esensi kebahagiaan

Sidikalang, 31 Desember 2017, 21:52 WIB

Niko Saripson P Simamora

Senyap Bukan Tanpa Laku

Posted: November 30, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , , , ,

Pesona sinar di padang rumput menembus embun kedinginan

Bermandikan segala harapan, tertuang dalam tak putusnya doa

Kehangatan seringkali menghilangkan keberadaan

 

Tali laso terlempar, mendarat di ujung cabang pohon ek tua

Menggantungkan sebuah keyakinan untuk batas kemampuan

Nyaman kemudian,erat lalu menegaskan keterikatan

 

Berbalik badan menyusuri jalan pulang berbatu ketika mendung merundug

Hujan turun seketika menyapu debu, renyai yang membawa aroma

Senyap lalu berlari menatap arah ketenangan

 

Tiba di pangkuan, tenang dan tenteram

Tetap tanpa ocehan, memang tak perlu

Gestur saja, niscaya tak getun

 

Bandung, 30 November 2017, 12:51 WIB

Niko Saripson P Simamora

​Wonderful Wonder

Posted: October 9, 2017 in puisi, Uncategorized
Tags: , , ,

Wanderlust start cracking the grief

It is a funeral throwing out the funereal
Leaving the comfort of delightful moment
Finding the new replace of the old
Living with hopes of uncertainty
In the eyes of likely mankind
Reaching the livelihood need
Just a matter to keep surviving
But make a little difference, giving
Making an impact with small act
Supprisingly it will be wonderful
Wondering makes the graceful heart

Kuala Lumpur Sky, 9 October 2017, 11.46
Niko Saripson P Simamora

Ihwal kemunculan di muka bumi dalam erangan

Senyum bahagia para penggembira di sekeliling

Padahal, sejatinya kesakitanlah yang mempeloporinya

Tarikan nafas sedemikian rupa menghasilkan tangisan
Kemudian pertumbuhan membawa kepada kepercayaan diri

Masa keemasan sering menjadi landasan kebenaran

Berbuat sekehendak hanya untuk kepuasan sesaat

Tipu muslihat pun bisa dijadikan alat pemenuhan
Hingga tiba goncangan yang membawa kejatuhan

Ada perasaan takut dan gentar ketika melepas kebergantungan

Tekana mendera, hak terambil meski bukan bagian

Selayaknya itu menjadi puncak dari titik balik

Mengarahkan kembali kepada jalan pembaruan

Dengan perasaan berserah dan bergumul bersamaNya

Akan datang kembali keberdayaan yang hilang 

Dalam sebuah kepenuhan akan pengharapan
Sadar dalam perjalanan akan komitmen

Bandung, 19 September 2017, 11:27 WIB

Niko Saripson P Simamora